Tips cara memilih daging sapi super untuk steak

0
140

Steak mempunyai rasa yang enak, menu steak biasa bisa ditemukan di restoran mewah, kafe, dan hotel. Steak merupakan jenis masakan yang terbuat dari sepotong daging (sapi, ayam, dan ikan), yang kemudian dimasak dengan cara dipanggang, meskipun bisa juga digoreng atau “dipanggang”. Untuk harga satu porsi steak di restoran harganya cukup mahal, mulai dari Rp. 80 ribu sampai ratusan ribu.

Anda juga bisa membuat steak sendiri di rumah. steak buatan sendiri tidak hanya lebih murah, tetapi juga tidak kalah enaknya dengan steak di restoran, selain itu juga ukurannya bebas bisa sesuai keinginan. Resep steak daging sapi bergaya restoran dapat Anda ikuti dengan mudah dengan bahan-bahan yangsederhana.

Sebelum Anda mulai membuat steak daging sapi yang lezat dan lembut, Anda harus terlebih dahulu memahami bagaimana cara memilih daging sapi super untuk membuat steak. Karena tidak semua bagian daging sapi dapat dibuat steak, berikut tips cara memilih daging sapi super untuk steak.

Temukan jenis steak terbaik dari bagian tubuh sapi

Jika Anda sering pergi ke supermarket, Anda harus tahu jenis daging yang berasal dari bagian tubuuh sapi diantaranya yaitu:

  • Rib
  • Chuck
  • Plate
  • Short Loin
  • Round
  • Shank
  • Flank
  • Brisket
  • Bottom Sirloin
Penentuan jenis daging sapi

Daging steak dari daging sapi, yang umumnya dijual dalam berbagai bentuk, jenis dan ukuran dengan harga serta teknik penyajian yang beda-beda. Anda dapat memilih jenis flat iron atau flank steak sisi untuk membuat steak yang banyak. Anda juga dapat memilih jenis Porterhose atau Bone-in Rib-Eye yang lebih tebal. Potongan lebih tebal juga dimiliki New York steak dan jenis daging ini dapat digunakan untuk berbagai hidangan.

Baca Juga:   Resep mudah dan lezat membuat kopi kekinian
Pertimbangkan warna, aroma, dan tekstur daging steak terbaik

Ternyata warna, bau, dan tekstur dapat mempengaruhi kualitas steak. Namun, beberapa daging ditemukan memiliki warna merah berbeda. Ini dipengaruhi oleh jenis makanan yang dimakan oleh sapi tersebut.

Anda bisa memilih daging dengan warna merah pekat, warna merah pekat yang didapat dari sapi yang memakan rumput. Meskipun warna daging memungkinkannya berubah warna karena oksidasi ketika tiba di supermarket tetap tidak mengubah kualitasnya.

Selain itu juga, pastikan untuk memilih daging yang beraroma segar, dan jangan memilih daging yang memiliki rasa asam, busuk, atau berbau amonia. Lalu tekstur juga penting karena jika Anda menemukan daging yang memiliki tekstur lengket ketika disentuh, ini menandakan dagingnya tidak segar. Pastikan tekstur dagingnya kencang dan kenyal.

Perhatikan titik-titik putih pada daging/lemak daging

Lemak putih hyang ada dalam daging sapi atau marblink. Anda tidak perlu khawatir karena lemak dalam daging, karena ternyata marblink adalah sumber rasa dan kelembutan steak. Sapi yang makan rumput menghasilkan marblink paling enak.

Perhatikan tanggal kadaluwarsa, kemasan, dan kondisi daging

Daging sapi sering dijual dengan wadah polistiren (styrofoam) yang dibekukan dalam kotak pendingin. Anda harus sangat teliti untuk memperhatikan kemasan, tanggal kadaluwarsa (tanggal pengemasan, tanggal pembekuan/tanggal penggunaan) dan kondisi daging. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kesegaran daging dalam kemasan, Anda dapat menanyakan kesegaran daging ke petugas supermarket. Karena banyak supermarket mengepak ulang, sehingga dagingnya terlihat masih baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here